Kebetulan punya banyak teman kampus cewek yg masih muda. Kebanyakan usia mereka 22-25 tahun. Cuma ya itu balik lagi ke masalah jodoh atau pasangan. Lucu kadang dengar komentar mereka : "Nik, lu nikah muda ya? How did you know that he is the right guy?". Saya cuma bilang: "Sudah jodoh..."
Teman cewek saya di kampus yg paling dekat sebut saja si Quiny cuman ngakak. "Kalo jodoh itu ada, mana jodoh saya ya? Apa dia nyasar? Ngak ada modal kali beli GPS!", nyambung si Quiny. Si Quiny ini cantik, orangnya feminim, baik hati, pintar pula. Nilai dia masuk golongan 5 orang yg nilainya paling tinggi. Tapi yang suka bikin dia error ya itu, masalah pasangan. Umurnya 25 thn tapi selalu ngak beruntung dalam masalah pasangan hidup. Sampai kadang di tengah diskusi grammar, kita akhirnya bukan diskusi grammar malah ngomong soal cowok.
Ya, siapa bilang jadi wanita itu mudah? Kadang susah juga. Mau bertindak duluan nanti dibilang agresif atau tipe yang putus asa. Mau malu-malu, eh malah disambar sama orang lain atau dibilang sok jual mahal. Ha ha ha :D Nasib...
Jadi ingat dulu si mantan pacar orang Amrik, si Dan (wuih, kedengaran internasional sekali, mantan orang Amrik, nikah sama org Skandinavia :P ). Dia ini 10 tahun lebih tua dari saya. Saya kenal dia pas dia lagi liburan di Bunaken. Kerjaannya supir, supir pesawat, itupun saya tahu nanti pas saya sudah menikah. Dan ngakunya dia pelayan di pesawat alias pramugara. Ganteng sih orangnya cuma ya itu playboy. Waktu itu pun saya cuma mau pacaran sama dia bukan untuk serius, hanya untuk pamer kalau saya ini laku juga loh plus sekalian bisa tambah pintar ngomong bahasa Inggris!!! :D Pas ditanya kenapa dia mau sama saya, katanya karena saya ini orangnya asik diajak ngomong, selalu ada bahan cerita (*padahal dia ngak tahu, saya ini cuma mau lancar bahasa Inggris :P ), dan lucu selalu bisa bikin dia ketawa. Kita LDR (Long Distance Relationship) 1 tahun saja. Selama dalam masa 1 tahun itu kita bertemu muka 2 kali dan banyak ketemu di MSN. Selama 1 tahun itu dia juga pacaran sama yang lain, cewek Vietnam, cewek Filipin, dll. (Kan udah bilang doi playboy!). Saya sih ngak masalah, karena merasa kita lebih ke arah jadi teman, bukan untuk pasangan hidup. Lagipula dia juga hanya suka main-main. Katanya ini masa dia untuk mencari pasangan hidup dia. Benar juga sih...
Nah, kita ketemu lagi pas dia nyari saya di MSN setelah kita putus hubungan 4 tahun. Saya sudah menikah, punya anak. Dan tahu saya sudah menikah karena saya kasih tahu dia lewat email. Setelah email saya terakhir, saya ngak pernah dengar lagi kabar dari Dan. Percakapan kita di MSN 4 tahun setelah ngak kontak ya masalah pasangan juga. Doi masih juga mencari dan katanya agak menyesal kenapa dia ngak serius sama saya dulu. Saya katanya satu-satunya orang yang dia bisa jujur dan cerita apa saja tanpa ada beban. Sama cewek yang lain biasanya dia jaga image, banyak bohong, dll. Saat itulah dia jujur kalau sebenarnya pekerjaan dia supir pesawat. Dengan seragamnya, dia mudah sekali dapat cewek, makanya dia seakan menutupi kerjaan dia kalau dia itu pelayan di pesawat, bukan supirnya. Dia ingin menemukan pasangan hidup yang menerima pribadi dia, bukan dari seragamnya. Dia juga ingin menemukan sosok teman dalam diri pasangan hidupnya nanti karena pasti ingin bersama sampai maut memisahkan. Nah, siapa bilang si playboy ngak punya hati? :P
Well, jadi ingat juga si papa dulu melamar saya. Dia bilang dia belum pernah tertawa sebanyak ini dalam hidupnya ketika dia bersama saya. Si papa ngak ada bilang kamu cantik bagaikan dewi, bla bla bla. Yang ada saya bisa buat dia tertawa dan bicara jujur tentang apa saja (jawaban yang sama dari si Dan). Kenapa menikah sama si papa? Ya karena hanya si papa saja yang benar-benar serius mau saya di dalam hidupnya. Saya jatuh cinta sama usahanya. Ngak pernah ada cowok/pria yang sampai segitunya mau saya dalam hidupnya (plus si papa ganteng, pintar, baik hati pula!).
Tuh kan, susah jadi cewek.... Kita harus bisa juga jadi badut. Upsss maksudnya bisa memerankan peran sahabat bukan cuma peran pacar. Jelas humor itu perlu juga dalam hidup. Mana mau hidup bersama terus kaku, ngak bisa diajak bercanda atau ketawa.
Soal cara pikir cowok/pria dan cara pikir kita ya beda. Komunikasi itu penting supaya ngak ada salah paham. Para cowok ini juga sering menuduh kalau kita ini makhluk komplex, susah dibaca. Apalagi pas kita lagi pms. Ha ha ha :P Makanya saya dulu kalau pacaran bukan cuma sisi baik saya saja yang saya perlihatkan, sisi buruk saya juga ngak ketinggalan diperlihatkan. Bisa ngak kamu bertahan kalo saya lagi "gila".
Soal cara pikir cowok/pria dan cara pikir kita ya beda. Komunikasi itu penting supaya ngak ada salah paham. Para cowok ini juga sering menuduh kalau kita ini makhluk komplex, susah dibaca. Apalagi pas kita lagi pms. Ha ha ha :P Makanya saya dulu kalau pacaran bukan cuma sisi baik saya saja yang saya perlihatkan, sisi buruk saya juga ngak ketinggalan diperlihatkan. Bisa ngak kamu bertahan kalo saya lagi "gila".
Tapi balik lagi soal jodoh, kalau memang jodoh ya pasti ketemu juga. Hanya masalah waktu. Mana mau kita menikah terus bercerai. Semua yang menikah tentu maunya sekali seumur hidup dan hidup bahagia bersama selamanya. Tetap saja melihat karakter kepribadian masing-masing, bisa cocok atau tidak. Bukan harus punya hobi yang sama tapi harus ada pengertian dan kompromi dari masing-masing pihak. Bisa menerima pasangan apa-adanya bukan ada apanya. Dalam proses pencarian jodoh ini ya susah susah gampang. Jadi ingat perkataan si Cici, "How many frogs do I have to kiss before I find my prince?".Talking about Princess, Prince and love with Cici.Mamma : so my dear, what is your dream, what will you become in the future?
Cici : I want to be a princess, living in a castle with a prince who loves me and we have so much money so we can buy everything.
Mamma : what happen if he turns out to be a frog prince just like the one in your fairy tales book?
Cici : then he can teach me how to swim...
Mamma : speechless...
Cici : but I will have problem if he jumps out to hang out with other frogs. How many frogs do I need to kiss to find my prince?
Ha ha ha.... my naughty girl :D










